Air Terjun Madakaripura, Tempat Meditasi Terakhir Patih Gajah Mada



Air Terjun Madakaripura di Jawa Timur ini sungguh fenomenal dan mengagumkan bagi siapapun yang melihatnya. Dindingnya sangat berbeda dibaluti dedaunan yang rapi. Jika dilihat akan tampak seperti tirai berwarna hijau.

Namun, dibalik keindahannya yang luar biasa, Air Terjun Madakaripura juga dinobatkan sebagai ari terjun tertinggi kedua di Indonesia setelah Air Terjun Sigura-Gura di Sumatera Utara. Dan yang penuh filosofis lagi, air terjun ini merupakan tempat meditasi terakhir Mahapatih Gadjah Mada dari kerajaan Majapahit.

Benar-benar menakjubkan bila berkunjung ke sini saat sepi. Seolah bisa berada di alam yang berbeda sambil mendengar gemuruh air terjun yang terkadang membuat tenang. Air terjun Jawa Timur yang satu ini juga dijuluki dengan “Air Terjun Abadi” mengingat curahan airnya tak pernah berhenti mengalir.

sumber : wisatakita

Air Terjun Madakaripura masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo, Semeru. Secara administratif, lokasi air terjun berada dalam wilayah Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Letak Air Terjun Madakaripura berada di kaki salah satu bukit di Pegunungan Tengger. Air terjun ini berada pada ceruk dan dikelillingi bukit.

Untuk melihat Air Terjun Madakaripura, anda perlu melewati jalan berbatu dan menyeberangi sungai sampai pintu masuk ke air terjun. Di sepanjang jalan, pemandangan hijau sejuk dapat terlihat dengan dinding-dinding tebing di kiri-kanan jalan. Perjalanan ke lokasi Air Terjun Madakaripura akan memakan waktu sekitar 20 menit dengan berjalan kaki.

sumber :greendsand

Sangat disarankan untuk menggunakan sandal gunung atau sepatu tahan air. Tanah dan bebatuan basah membuat jalanan menjadi licin. Juga terdapat genangan air yang tentu saja akan membuat perjalanan Anda terasa kurang nyaman jika bersepatu biasa.

Patih Gajah Mada Mencapai Moksa

Menurut kitab Negarakertagama, kawasan Madakaripura adalah pemberian Raja Hayam Wuruk kepada Gadjah Mada. Saat Anda memasuki lokasi air terjun, terlihatlah patung mahapatih legendaris dari Kerajaan Majapahit tersebut.         

Kearifan lokal di sana menyebutkan bahwa Gadjah Mada menjadikan Air Terjun Madakaripura sebagai tempat meditasi terakhirnya. Menurut keyakinan Jawa kuno, di sinilah Gadjah Mada mencapai moksa, yaitu menghilang dari muka bumi secara fisik dan spiritual.

Tidak heran bila masih banyak orang datang ke lokasi air terjun ini untuk bermeditasi atau bertirakat, khususnya pada malam tangga 1 Syuro atau malam tahun baru penanggalan Jawa.

sumber : probolinggosivisit

Menyaksikan keindahan panorama serta mengabadikan momen dengan kamera adalah cara terbaik untuk menikmati pesona Air Terjun Madakaripura. Air terjun yang terus-menerus mengalirkan curah air bepadu indah dengan lumut berkilauan akibat terkena sinar matahari.

Jangan lupa juga membawa bekal makanan saat berada di lokasi air terjun. Anda dapat menjumpai dengan mudah orang yang berjualan makanan dan minuman di sekitar kawasan Air Terjun Madakaripura. (dz)

Notes :  Bagi pemula yang baru pertamakali mengunjungi tempat wisata ini mesti berhati-hati, karena lokasi ini banyak dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggungjawab. misalnya kalau kita menitipkan barang di warung-warung sekitar tempat parkir, tidak jarang barang-barang kita dibongkar sama penjaga warung tersebut, modus lain adalah tiba-tiba mengantar kita ke lokasi wisata, padahal tinggal jalan 30 menit mengikuti jalan setapak untuk menuju lokasi air terjun (yang nantinya dimintai duit jasa mengngantar), dan lagi pas kita balik dari lokasi wisata tiba-tiba ada yang ngaku motor kita sudah dicuci (padahal cuman disiram air aja dan masih kotor), dan mereka mintak duit buat jasa cuci motor yang katanya sudah termasuk kebijakan wisata. be save trip (dikutip oleh wikipedia)

Related Post :

1. Ritual Manen, Ketika Para Mayat Berganti Baju Baru

2. Desa Panglipuran Dinobatkan Menjadi Desa Paling Bersih Sedunia

3. Pantai Banyu Anjlok, Sensasi Air Terjun Tepi Laut di Malang Selatan

Leave a Comment